PEKALONGAN – Pelopornews.co.id — Video dugaan aksi pembegalan bersenjata tajam yang sempat gempar dan viral di media sosial dipastikan hanyalah rekayasa atau hoaks semata. Kepastian ini didapat usai tim gabungan URC Polsek Doro dan Resmob Polres Pekalongan membongkar skenario pembuat video, Minggu (2/8/2026).
Penyelidikan berawal dari video berdurasi satu menit di Facebook yang menyebut terjadi aksi pembegalan di kawasan Desa Wringinagung, Kecamatan Doro. Pembuat konten berinisial BW (19) awalnya mengaku dikejar OTK dan membela diri hingga memotong jari pelaku.
Ditemukan Wortel Mirip Jari Manusia
Namun, hasil olah TKP petugas menemukan banyak kejanggalan. Tidak ada ceceran darah, bekas kecelakaan, maupun barang bukti pendukung lainnya di lokasi yang dituduhkan.
Fakta mengejutkan justru terungkap saat polisi menggeledah rumah pemuda tersebut. Petugas menemukan sebilah samurai beserta potongan wortel yang telah dibentuk dan diwarnai menyerupai potongan ibu jari manusia.
“Setelah kami melakukan beberapa rangkaian penyelidikan dan mengecek kebenaran informasi tersebut, didapati ada salah satu pemuda yang membuat konten itu ternyata hoaks semua. Jadi, berita itu bohong,” tegas Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Senin (3/8/2026).
Mengaku Hanya Ingin Dianggap ‘Jagoan’
Di hadapan penyidik, BW akhirnya tak berkutik dan mengakui seluruh karangan ceritanya. Ia sengaja membuat konten rekayasa tersebut hanya demi menarik perhatian rekan-rekannya.
“Motif yang bersangkutan semata-mata agar dirinya dianggap berani atau jagoan di depan teman-temannya,” imbuh Kapolres.
AKBP Rachmad mengimbau warga Kabupaten Pekalongan untuk lebih cermat menyaring informasi sebelum membagikannya ke media sosial agar tidak memicu keresahan publik.
Mengingat pembuat video masih berusia muda, kepolisian berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pemerintah desa setempat untuk mengedepankan pembinaan sembari tetap mendalami aspek hukumnya.
(Edy/ozy)
![]()
