Pemerintahan

Subandi Benahi Liponsos Sidoarjo, Siapkan Kasur Baru dan Renovasi Total Toilet


Penulis : Meja Redaksi

Subandi Benahi Liponsos Sidoarjo, Siapkan Kasur Baru dan Renovasi Total Toilet

Foto: Bupati sidoarjo dengan warga binaan

SIDOARJO, Pelopornews.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bakal membenahi fasilitas Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) untuk meningkatkan kenyamanan dan kelayakan tempat tinggal warga binaan. Perbaikan meliputi pengadaan kasur baru bagi seluruh penghuni serta renovasi total fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Rencana tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo H. Subandi saat meninjau Liponsos bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, R. Mharta Wara Kusuma, Jumat (16/10/2026).

Dalam kunjungan itu, Subandi mendapati sejumlah fasilitas masih membutuhkan pembenahan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah tempat tidur karena sebagian warga binaan belum memiliki kasur yang memadai. Kondisi toilet dan fasilitas sanitasi juga masuk dalam rencana perbaikan.

Pemkab Sidoarjo mengalokasikan anggaran untuk pengadaan kasur baru bagi seluruh penghuni Liponsos, dengan perkiraan harga sekitar Rp900.000 per unit.

Selain itu, fasilitas MCK akan direnovasi secara menyeluruh guna menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung kesehatan para penghuni.

Pembenahan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial, terutama bagi warga yang membutuhkan perlindungan, pendampingan, dan rehabilitasi.

Liponsos Menampung 130 Warga Binaan

Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Rehabilitasi Sosial (UPT PP-Rehsos) Dinas Sosial Sidoarjo, Liponsos saat ini menampung 130 warga binaan, terdiri atas 79 laki-laki dan 51 perempuan.

Mereka berasal dari kelompok gelandangan dan pengemis (gepeng), anak jalanan, lanjut usia terlantar, serta orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Dari total penghuni tersebut, sebanyak 10 orang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, sedangkan sembilan orang lainnya dirawat di RS Anwar Medika.

Data tersebut menjadi gambaran besarnya kebutuhan pelayanan sosial yang harus ditangani, mulai dari pemenuhan fasilitas dasar hingga pendampingan bagi warga binaan yang menjalani proses pemulihan.

Warga Binaan yang Pulih Disiapkan Kembali ke Masyarakat

Selain memperbaiki sarana fisik, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh dan dinilai siap kembali beraktivitas di tengah masyarakat.

Subandi menegaskan, warga binaan yang pulih perlu mendapatkan pendampingan agar mampu membangun kembali komunikasi, berinteraksi secara sosial, dan beradaptasi dengan lingkungan luar.

“Warga binaan yang sudah sembuh perlu perhatian agar bisa kembali beradaptasi dengan lingkungan luar. Kemampuan komunikasi dan interaksi sosial mereka harus dipulihkan,” ujar Subandi.

Salah satu peluang yang disiapkan adalah penempatan tenaga alih daya atau outsourcing di sejumlah Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) milik Pemkab Sidoarjo.

Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kabupaten Sidoarjo diminta memetakan kebutuhan tenaga kerja di setiap lokasi Rusunawa. Warga binaan yang dinilai siap akan menjalani masa percobaan terlebih dahulu.

Melalui pembenahan fasilitas dan program pemberdayaan tersebut, Pemkab Sidoarjo berharap pelayanan di Liponsos semakin baik serta memberikan kesempatan kepada warga binaan yang telah pulih untuk kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

(Hendrik)

Loading

Leave a Reply

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE