Pemerintahan

11 Anggota Dewan Pendidikan Sidoarjo Dikukuhkan, Diminta Perkuat Kualitas SDM


Penulis : Meja Redaksi

11 Anggota Dewan Pendidikan Sidoarjo Dikukuhkan, Diminta Perkuat Kualitas SDM

Foto: Acara Pengukuhan Anggota Dewan Pendidikan Kab. Sidoarjo

Sidoarjo, Pelopornews.co.id | 22 Oktober 2026 — Sebanyak 11 orang resmi dikukuhkan sebagai anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2031. Mereka diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berintegritas, berakhlak, unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Pengukuhan berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (21/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Ainur Rahman, menegaskan bahwa tantangan dunia pendidikan di era digital semakin kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

Menurut Ainur, Dewan Pendidikan memiliki peran strategis sebagai mitra independen pemerintah daerah dalam memberikan masukan dan mendorong perbaikan sektor pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.

“Masalah pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, Dewan Pendidikan, maupun masyarakat. Terutama dibutuhkan kolaborasi pemerintah dengan Dewan Pendidikan,” katanya.

Ia menjelaskan, menghadapi era digitalisasi dan transformasi global, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Pembentukan karakter, penguatan moral, pelestarian kearifan lokal, serta kesiapan menghadapi kebutuhan keterampilan masa depan juga harus menjadi perhatian.

Karena itu, Ainur meminta anggota Dewan Pendidikan membangun komunikasi yang erat dengan Dinas Pendidikan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Ia mengingatkan agar seluruh pihak menghindari pola kerja ego sektoral yang dapat menghambat upaya peningkatan kualitas pendidikan.

“Untuk itu, saya titip pertama, bangun komunikasi yang solid dan erat dengan Dinas Pendidikan dan OPD terkait serta jauhkan pola kerja ego sektoral,” pesannya.

Selain memperkuat koordinasi, Dewan Pendidikan juga diminta aktif menyerap berbagai persoalan di lapangan, mulai dari pemerataan akses sekolah, kompetensi guru, hingga persoalan anak putus sekolah.

Ainur berharap Dewan Pendidikan mampu memberikan masukan berupa program-program inovatif yang dapat meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat generasi muda dalam menghadapi dampak perkembangan teknologi.

“Adanya masalah-masalah tersebut, maka saya harap Dewan Pendidikan memberikan masukan kepada kami (pemerintah daerah) tentang program inovatif yang mampu meningkatkan pendidikan di Sidoarjo serta memperkuat generasi muda dari dampak teknologi,” ujarnya.

Susunan Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo 2026–2031

Berikut susunan 11 anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2031:

Ketua: H. Nanang Wahyono, S.T., M.Pd.

Sekretaris: H. Ali Mashuri, M.Pd.I.

Bendahara: Dr. Niswatin, S.Pd., M.Pd.

Anggota:

  1. Dr. Joko Siswanto, M.Pd.I.
  2. Drs. H. Misbahuddin, M.M.
  3. Drs. Qodim, M.Si.
  4. Dr. Anita Puji Astutik, S.Ag., M.Pd.I.
  5. Budi Rahayu Sri Wulan, S.Pd., M.Pd.
  6. Dr. Fajar Rahmat Dwi Miarsa, S.H., M.H.
  7. Dr. Ir. Pancanto Kuat Prabowo, M.M.T.
  8. H. Anas Syamsul Arif, M.Pd.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Sidoarjo memiliki 585 sekolah dasar (SD), negeri maupun swasta, dengan 8.531 guru dan 141.578 siswa. Sementara itu, jumlah sekolah menengah pertama (SMP) tercatat sebanyak 192 sekolah, dengan 4.203 guru dan 76.300 siswa.

Di sisi lain, angka anak putus sekolah di Kabupaten Sidoarjo menunjukkan penurunan. Dari 7.430 anak pada 2024, jumlah tersebut turun menjadi 4.305 anak pada 2025.

Data tersebut menjadi salah satu gambaran tantangan pendidikan yang membutuhkan perhatian bersama. Kehadiran Dewan Pendidikan periode baru diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran di Sidoarjo.

(Hendrik)

Loading

Leave a Reply

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE