BLITAR, Pelopornews.co.id – Jejak perjalanan masa kecil Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, di Istana Gebang, Kota Blitar, kini hadir dengan wajah baru. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, secara langsung meresmikan selesainya renovasi menyeluruh situs bersejarah tersebut pada Senin (15/7).
Revitalisasi Istana Gebang dilakukan sebagai upaya memperkuat kembali peran bangunan bersejarah itu sebagai pusat edukasi kebangsaan, khususnya bagi generasi muda. Tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, renovasi ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga nilai sejarah dan semangat perjuangan Bung Karno agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Suasana haru dan penuh penghormatan terasa dalam acara peresmian rumah yang berada di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar, tersebut. Bagi keluarga besar PDI Perjuangan, Istana Gebang memiliki makna penting sebagai bagian dari perjalanan sejarah bangsa.
“Melihat beliau (Megawati) tersenyum saat menyaksikan hasil renovasi menjadi kebahagiaan dan kelegaan tersendiri bagi kami,” ujar Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, yang turut mendampingi rangkaian kegiatan.
Ribuan Kader Hadir Warnai Kota Blitar
Sejak pagi, suasana Kota Blitar dipenuhi ribuan kader PDI Perjuangan yang datang dari berbagai daerah. Dengan mengenakan atribut khas berwarna merah, kehadiran mereka memberikan nuansa gotong royong di sekitar lokasi peresmian.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus PDI Perjuangan, mulai dari fungsionaris DPP, perwakilan DPW dan DPC dari berbagai wilayah, hingga pengurus PAC serta anak ranting se-Jawa Timur. Sejumlah kepala daerah di wilayah Blitar Raya juga hadir dalam momentum bersejarah tersebut.
Istana Gebang dan Nilai Sejarahnya
- Lokasi: Jalan Sultan Agung, Kota Blitar, Jawa Timur.
- Nilai Historis: Rumah tempat Bung Karno menghabiskan masa kecil dan remajanya.
- Pengembangan: Diproyeksikan menjadi destinasi wisata sejarah sekaligus ruang pembelajaran nilai nasionalisme.
Renovasi Hasil Kerja Kolektif
Usai peresmian, Megawati bersama panitia lokal meninjau sejumlah bagian Istana Gebang, mulai dari kamar hingga ruang tengah. Area tersebut kini terlihat lebih representatif, namun tetap mempertahankan karakter dan arsitektur asli bangunan.
Deni Wicaksono menyampaikan, proses renovasi merupakan hasil kerja bersama yang dilakukan selama beberapa bulan. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama DPC PDI Perjuangan Kota dan Kabupaten Blitar yang menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh struktur dan kader. Dalam peninjauan tadi, kisah perjuangan dan masa kecil Bung Karno kembali diulas. Ini mengingatkan kita semua tentang besarnya fondasi yang telah beliau letakkan untuk bangsa Indonesia,” kata Deni.
Dengan tampilan barunya, Istana Gebang semakin menegaskan posisi Blitar sebagai kota bersejarah yang tidak hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir Sang Proklamator, tetapi juga sebagai ruang untuk merawat dan meneruskan nilai-nilai nasionalisme kepada generasi penerus bangsa.
(Indra Yani)
![]()
