Pemerintahan

Persiapkan Hadapi Dunia Kerja, Pemkab Sidoarjo Bekali Warga Keterampilan Teknisi Sepeda Motor


Penulis : Meja Redaksi

Persiapkan Hadapi Dunia Kerja, Pemkab Sidoarjo Bekali Warga Keterampilan Teknisi Sepeda Motor

Foto: Warga sidoarjo sedang pelatihan teknisi sepeda motor injeksi

SIDOARJO, Pelopornews.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Salah satunya melalui pelatihan teknisi sepeda motor injeksi yang digelar selama 21 hari di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Starskill Innovation. Kegiatan tersebut resmi dibuka pada Senin (5/10/2026).

Pelatihan tidak hanya memberikan keterampilan teknis kepada peserta, tetapi juga diarahkan untuk mempersiapkan mereka memasuki dunia industri. Peserta turut mendapatkan pendampingan job connect sebagai upaya memperluas akses terhadap peluang kerja.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Sidoarjo, Indar Hidayanti, S.Si., MT., mengatakan pelatihan tersebut merupakan salah satu bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat dalam meningkatkan keahlian dan keterampilan.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo selama ini bekerja sama dengan beberapa LPK untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan keahlian dan keterampilannya. Harapannya, mereka bisa lebih percaya diri dan mendapatkan peluang di pasar kerja,” ujarnya.

Indar menjelaskan, kegiatan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sidoarjo yang salah satunya diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pada triwulan IV tahun ini, pelatihan servis sepeda motor menjadi salah satu program yang diberikan kepada masyarakat.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti rangkaian pelatihan secara serius dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disediakan.

Menurutnya, kedisiplinan mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir penting agar keterampilan yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan setelah peserta menyelesaikan program.

Menariknya, pelatihan teknisi sepeda motor injeksi kali ini diikuti pula oleh dua peserta perempuan.

Indar mengapresiasi keikutsertaan tersebut. Sebab, pada pelaksanaan sebelumnya, pelatihan teknisi sepeda motor lebih banyak diminati peserta laki-laki.

“Ini apresiasi buat teman-teman semua. Karena memang didanai dari APBD, kami berharap peserta bisa mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya dan menggunakan fasilitas yang diberikan dengan baik,” katanya.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta akan menjalani ujian kompetensi untuk memperoleh sertifikat keahlian.

Sertifikat tersebut diharapkan dapat menjadi bekal tambahan bagi peserta saat mencari pekerjaan sesuai bidang dan kompetensi yang dimiliki.

Disnaker Kabupaten Sidoarjo juga akan melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pelatihan guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Koordinator Pelatihan Teknisi Sepeda Motor Injeksi LPK Starskill Innovation, Nanda Dhani Luqman Zaki, S.Pd., mengatakan kerja sama pihaknya dengan Disnaker Kabupaten Sidoarjo telah berlangsung sejak 2023.

Sejumlah program pelatihan telah dilaksanakan, mulai dari bidang sepeda motor, pendingin ruangan atau AC, hingga permesinan.

Menurut Nanda, pelatihan tidak hanya difokuskan pada kemampuan teknis. Peserta juga dibekali pengetahuan pendukung untuk mempermudah mereka masuk ke dunia kerja.

Salah satunya melalui pembekalan pembuatan curriculum vitae (CV) serta informasi mengenai peluang pekerjaan yang sesuai dengan bidang pelatihan.

“Tujuan dari pelatihan ini tentunya kita membantu dari berbagai macam sektor, bagaimana caranya mereka untuk job connect. Jadi bukan hanya peserta menjadi wirausaha atau usaha mandiri, tetapi kami juga membantu untuk job connection,” jelasnya.

Khusus untuk pelatihan teknisi sepeda motor injeksi, Nanda menyebut program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja di Sidoarjo.

Tingginya penggunaan sepeda motor serta kebutuhan terhadap tenaga mekanik menjadi salah satu pertimbangan dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut.

Dengan keterampilan teknis, sertifikasi kompetensi dan pendampingan menuju dunia kerja, para peserta diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat untuk memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

(Hendrik)

Loading

Leave a Reply

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE