SIDOARJO, Pelopornews.co.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, M.Kn., melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek peningkatan Jalan Betonisasi ruas Kebonagung-Kemasan, Kecamatan Krian, Selasa (6/10/2026).
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis sekaligus mengejar target waktu pengerjaan. Bupati meminta keterlambatan progres segera dikejar agar proyek dapat selesai sesuai jadwal kontrak.
Proyek betonisasi jalan tersebut memiliki panjang sekitar 1.050 meter dengan lebar 6 meter. Dalam kunjungannya, Subandi melihat langsung kesiapan pekerjaan, mulai dari pembesian hingga persiapan pelaksanaan pengecoran beton.
Menurut Subandi, pelaksanaan proyek sebelumnya sempat menghadapi kendala keberadaan tiang listrik bertegangan tinggi di lokasi pekerjaan. Berdasarkan penjelasan dari pihak pelaksana, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi progres pekerjaan.
Karena itu, Subandi meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) meningkatkan pengawasan dan segera mengomunikasikan setiap kendala yang berpotensi menyebabkan keterlambatan.
“Kalau ada deviasi, harus segera diketahui persoalannya apa. Apakah tenaga kerja atau material. PPK harus terus melakukan pengawasan. Kalau memang ada deviasi, setiap minggu harus dikomunikasikan dan dicari solusinya,” tegas Subandi.
Ia juga meminta progres pekerjaan dipetakan secara berkala. Menurutnya, pengawasan tidak cukup dilakukan ketika pekerjaan sudah mendekati akhir, tetapi harus dilakukan secara rutin untuk mengetahui perkembangan proyek sekaligus mengantisipasi potensi keterlambatan.
Di lokasi proyek, Bupati juga mengecek secara langsung detail pembesian yang digunakan dalam pekerjaan betonisasi. Berdasarkan penjelasan pelaksana, pembesian menggunakan besi ulir berdiameter 16 milimeter dengan jarak pemasangan sesuai ketentuan teknis.
Subandi meminta data konstruksi dan rincian spesifikasi pekerjaan disiapkan secara lebih detail. Hal tersebut diperlukan agar pelaksanaan di lapangan dapat dengan mudah dicocokkan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta ketentuan teknis yang telah ditetapkan.
“Data konstruksinya harus detail. Pembesiannya seperti apa, jaraknya berapa, kemudian spesifikasi betonnya juga harus jelas. Dengan begitu, kita bisa melihat kesesuaiannya dengan RAB dan pekerjaan di lapangan,” ujarnya.
Setelah pembesian dinyatakan siap, tahapan betonisasi mulai dilaksanakan. Subandi berharap dimulainya pekerjaan tersebut dapat mempercepat progres proyek sehingga deviasi sekitar 9 persen segera dapat dikejar.
“Targetnya Desember, kontraknya sampai tanggal 16. Ini masih bulan Oktober. Mudah-mudahan deviasi 9 persen ini bisa kita kejar. Kuncinya PPK harus aktif. Kalau ada deviasi, segera dicarikan solusinya,” jelasnya.
Bupati menegaskan pengawasan secara intensif menjadi salah satu kunci agar proyek peningkatan Jalan Kebonagung-Kemasan dapat selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.
(Hendrik)
![]()
