Pemerintahan

Bupati Subandi Salurkan Kursi Roda dan Sembako untuk Warga Berketerbatasan Gerak di Sidoarjo


Penulis : Meja Redaksi

Bupati Subandi Salurkan Kursi Roda dan Sembako untuk Warga Berketerbatasan Gerak di Sidoarjo

Foto: Bupati Sidoarjo serahkan bantuan kursi roda ke masyarakat yang membutuhkan

Sidoarjo, Pelopornews.co.id | 27 Oktober 2026

Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan bantuan kembali ditunjukkan Bupati Sidoarjo, Subandi. Pada Senin (26/10/2026), ia mendatangi rumah empat warga di Kecamatan Sidoarjo untuk menyerahkan bantuan kursi roda guna membantu aktivitas sehari-hari mereka.

Empat penerima bantuan tersebut yakni Djoko Ispriyanto, warga RT 30/RW 006, Kelurahan Sidokumpul, serta tiga warga Kelurahan Urangagung, yaitu Ainaani dan Santriman yang tinggal di RT 10/RW 004, serta Sulastri dari RT 12/RW 004.

Selain kursi roda, Subandi juga membawa puluhan paket sembako untuk warga kurang mampu di lingkungan sekitar penerima bantuan.

Penyerahan dilakukan dengan mendatangi rumah penerima satu per satu. Dalam kesempatan itu, Subandi melihat langsung kondisi warga sekaligus berbincang dengan mereka untuk mengetahui kebutuhan yang dihadapi.

Ia berharap kursi roda yang diberikan dapat membantu penerima menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan memberikan kesempatan untuk kembali beraktivitas di luar rumah.

“Mugi-mugi diparingi kursi roda, saget dibuat jalan-jalan,” kata Subandi.

Ia juga menyampaikan doa agar para penerima bantuan senantiasa diberikan kesehatan.

“Mugi-mugi diparingi sehat. Amin,” ujarnya.

Menurut Subandi, kursi roda bukan sekadar alat bantu mobilitas. Bantuan tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi warga untuk menikmati kebersamaan bersama keluarga, termasuk melakukan aktivitas sederhana di luar rumah.

“Ini bisa buat jalan-jalan dengan keluarga,” tuturnya.

Bagi warga dengan keterbatasan gerak, kegiatan sederhana seperti berjalan-jalan bersama keluarga terkadang sulit dilakukan tanpa alat bantu yang memadai. Karena itu, bantuan kursi roda diharapkan dapat meningkatkan kemudahan mobilitas sekaligus mendukung kemandirian penerima dalam menjalani keseharian.

Perhatian khusus juga diberikan kepada Djoko Ispriyanto terkait rencana penggunaan kaki palsu. Subandi menyampaikan bahwa alat tersebut perlu dicoba dan diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan kelayakannya sebelum digunakan.

“Nanti dicoba dulu. Kalau semuanya sudah dicek dan bisa digunakan, nanti kita ajari penggunaan kaki palsu yang benar, biar nanti Bapak bisa jalan kembali,” jelasnya.

Subandi menegaskan, pendampingan diperlukan agar penggunaan kaki palsu dapat dilakukan dengan benar dan aman. Melalui bantuan serta pendampingan tersebut, diharapkan warga yang membutuhkan dapat memperoleh dukungan untuk meningkatkan mobilitas dan kualitas hidupnya.

(Hendrik)

Loading

Leave a Reply

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE