Pemerintahan

Dinas Pendidikan Kab. Kediri Dukung Pelestarian Budaya Lewat ABIRAMA 2


Penulis : Redaksi Pelopornews

Dinas Pendidikan Kab. Kediri Dukung Pelestarian Budaya Lewat ABIRAMA 2

Kediri – Pelopornews.co.id  – Upaya menjaga seni dan budaya lokal terus mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kediri. Melalui gelaran ABIRAMA 2 bertajuk “Rasa Rupa Topeng Barong Kediri”, seni tradisi tidak sekadar dipertontonkan, tetapi didorong menjadi ruang edukasi sekaligus sarana mengenalkan kekayaan budaya daerah kepada generasi muda.

​Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd., bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri serta Ketua Dewan Budaya Kabupaten Kediri.

​Bagi Dinas Pendidikan, pelestarian budaya memiliki keterkaitan erat dengan dunia pendidikan. Generasi muda dinilai perlu mengenal budaya daerah sejak dini agar memiliki rasa bangga terhadap identitasnya.

​Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd., menegaskan bahwa sekolah tidak boleh hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga harus mampu menanamkan karakter dan kecintaan terhadap budaya sendiri.

​“Budaya adalah bagian dari pendidikan karakter. Anak-anak kita perlu mengenal budaya daerahnya, memahami nilai-nilai di dalamnya, lalu tumbuh menjadi generasi yang tidak tercerabut dari akar budayanya,” ujar Mokhamat Muhsin.

​Menurutnya, Topeng Barong Kediri memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran menarik. Di balik pertunjukannya, terkandung nilai sejarah, kreativitas, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat menjaga warisan leluhur.

​“Ketika anak-anak mengenal seni tradisi, mereka belajar tentang proses, kerja keras, kebersamaan, dan penghargaan terhadap warisan budaya. Ini yang harus terus kita hidupkan,” tegasnya.

​Ia menambahkan, ajang seperti ABIRAMA 2 sangat penting untuk memberi ruang berkarya bagi seniman sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda berinteraksi langsung dengan kebudayaan lokal.

​“Jangan sampai anak-anak kita lebih hafal budaya luar daripada budaya daerahnya sendiri. Kita harus hadirkan budaya lokal di ruang yang dekat dengan mereka, termasuk melalui pendidikan,” tandasnya.

​Gelaran ABIRAMA 2 diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk merawat ekosistem kebudayaan di Kabupaten Kediri. Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri pun mendorong penguatan kolaborasi antara sekolah, pemerintah, seniman, komunitas budaya, dan masyarakat agar warisan budaya tetap lestari lintas generasi.

(RTN)

Loading

Leave a Reply

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE