Pelopor news.co.id-Oku 13/08/2024 Sungguh miris disaat pemerintah negeri ini sedang menggalakkan program mencerdaskan anak bangsa yg dibuktikan dengan banyaknya varian DANA yang dikucurkan diantaranya Dana BOS,BOSDA,BOS Kinerja,PIP dll agar anak bangsa bisa bersekolah dengan mudah dan tanpa biaya,namun program tersebut tidak selaras dengan yang di lakukan oleh oknum kepala sekolah di SMP Negeri 16 OKU yang diduga banyak melakukan pungutan dengan bermacam kegunaan.
terkait hal tersebut bebarapa wali murid yang anaknya sekolah SMP Negeri 16 OKU yang beralamat di desa Tanjung Lengkayap kecamatan Lengkiti kabupaten OKU mengeluhkan tentang banyaknya iuran disekolah tersebut yang langsung ditindak lanjuti dengan menurunkan tim investigasi dengan mendatangi lokasi sekolah dan mendatangi beberapa wali murid dan tim media ini mendapatkan informasi bahwa iuran yang bervariasi itu diduga merupakan pungutan liar (pungli).
berdasar dugaan pungli tersebut beberapa masyarakat OKU yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Kabupaten OKU (AMPP-OKU) http://Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Kabupaten OKU (AMPP-OKU)yang dikoordinatori oleh wawan dan yuyun saat dijumpai media ini tepatnye selasa 13/08/2024 mengatakan bahwa mereka telah menyampaikan surat ke beberapa instansi terkait,
kami telah menyampaikan surat-surat ke ispektorat kabupaten OKU untuk meminta agar sekolah tersebut di Audit khusus dan mendatangi Polres OKU untuk menyampaikan surat pemberitahuan aksi yang akan dilaksanakan di dua titik yakni di Dinas pendidikan kabupaten OKU dan dikantor Inspektorat kab OKU,terang wawan.
masih menurut wawan bahwa kami sudah mengantongi beberapa varian iuran yang diduga sangat memberatkan orang tua murid,tutup wawan
hal senada juga disampaikan oleh yuyun bahwa dugaan iuran yang beragam peruntukkannya tersebut akan kami laporkan juga ke penegak hukum dan kami juga meminta agar kepala sekolah di evaluasi,tegas yuyun.
(tim)
