PAMEKASAN – Pelopornews.co.id – Menteri Sosial (Mensos) RI, Syaifullah Yusuf mengunjungi Pamekasan dalam rangka memperkuat kolaborasi program prioritas Presiden untuk membangun sumber daya manusia menuju kemandirian ekonomi. Kegiatan tersebut berlangsung di auditorium Universitas Islam Negeri Madura, Senin (11/5/2026).
Dalam sambutannya, Mensos menegaskan pentingnya peran para kyai, ulama, dan pemerintah daerah dalam menyukseskan program-program pemerintah, khususnya di Pulau Madura.
“Pulau Madura ini kita tidak boleh meninggalkan kyai. Makanya program ini perlu dipahami secara utuh oleh para kyai dan ulama, serta oleh pemerintah daerah sebagai pemangku kebijakan,” ujarnya.
Menurutnya, Program Sekolah Rakyat merupakan implementasi amanat Undang-Undang Dasar 1945 bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Program tersebut ditujukan bagi anak-anak yang tidak sekolah, belum sekolah, maupun yang berpotensi putus sekolah.
“Ini titipan Tuhan yang harus dipelihara oleh negara. Ada sekitar 4 juta lebih anak Indonesia yang kondisinya sekarang bisa dikatakan terlantar. Kenyataan ini harus kita terima dengan jujur. Inilah fakta yang ada di sekitar kita,” tandasnya.
Mensos juga mengapresiasi peran pesantren yang selama ini telah lebih dahulu memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, Sekolah Rakyat hadir sebagai bentuk tanggung jawab negara agar anak-anak Indonesia tetap mendapatkan pendidikan dan mampu meraih cita-citanya.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Bupati Pamekasan yang telah melakukan langkah-langkah nyata. Sehingga sekolah rintisan tahun 2025 bisa dilaksanakan di Kabupaten Pamekasan ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Pamekasan.
“Kami atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten, dan masyarakat Pamekasan mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas segala perhatian kepada Pamekasan dan Madura secara umum,” pungkasnya.
(Red/Saiful)
