PASURUAN – Pelopornews.co.id – Dengan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447. Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan mengucapkan minal andhin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin, juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat kabupaten Pasuruan.
Dalam suasana penuh kemenangan usai menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, ia mengajak masyarakat menjadikan hari fitri sebagai titik awal memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.
Ketua DPRD Pasuruan Samsul Hidayat. S. Ag.M.Pd.I mengawali dengan ungkapan muji syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat kesehatan, kekuatan, dan kesempatan sehingga umat Islam dapat menuntaskan ibadah di bulan Suci Ramadhan dengan baik.
Shalawat serta salam juga disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk jalan gelap gulita menuju jalan yang terang mederang yakni agama islam dan juga memberikan sritauladan bagi umat IsIam.
Ketua DPRD pasuruan menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum penting umat islam untuk kembali kepada kesucian hati.
Selain itu, momen ini juga dinilai tepat untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat tiga pilar persaudaraan, yakni ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama Muslim), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia).
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk tidak meninggalkan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, semangat berbagi, kepedulian sosial, serta kebersamaan harus terus dijaga demi menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Mari kita jadikan nilai-nilai Ramadhan sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari—meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat persatuan, serta bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini menjadi lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” ucapnya.
Di akhir pesannya, ia berharap seluruh amal ibadah masyarakat diterima oleh Allah SWT, serta segala dosa dan kesalahan diampuni. Ia juga mendoakan agar keberkahan senantiasa tercurah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan.
Momentum Idul Fitri pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun daerah yang lebih baik maju ke depan.
(arf)
