Kejaksaan

Bukber Kajari Nganjuk Disorot, Sejumlah Wartawan Mengaku Tidak Diizinkan Masuk


Penulis : Redaksi Pelopornews

Bukber Kajari Nganjuk Disorot, Sejumlah Wartawan Mengaku Tidak Diizinkan Masuk

Nganjuk – Pelopornews.co.id – Kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Kejaksaan Negeri Nganjuk pada Senin 9 Maret 2026 di bulan Ramadhan menuai sorotan dari sejumlah awak media.

Acara yang dalam undangan disebut diperuntukkan bagi insan media tersebut dinilai berlangsung secara terbatas karena tidak semua wartawan yang hadir dapat mengikuti kegiatan.

Beberapa awak media mengaku datang ke lokasi untuk menghadiri acara buka bersama tersebut.

Namun setibanya di tempat kegiatan, mereka tidak diperkenankan masuk dengan alasan nama mereka tidak tercantum dalam daftar undangan.

Situasi ini memunculkan kekecewaan dari sebagian jurnalis yang merasa kegiatan tersebut sebelumnya diinformasikan sebagai buka bersama untuk insan media. Mereka menilai seharusnya kegiatan yang melibatkan media dapat dilaksanakan secara lebih terbuka dan komunikatif.

Salah satu wartawan yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa dirinya datang dengan niat memenuhi undangan yang beredar.

“Di undangan tertulis untuk insan media. Kami datang untuk mengikuti buka bersama, tetapi di lokasi kami diberitahu bahwa hanya nama yang ada di daftar yang diperbolehkan masuk,” ujarnya.

Menurutnya, jika memang kegiatan tersebut bersifat terbatas atau hanya diperuntukkan bagi media tertentu, sebaiknya sejak awal disampaikan secara jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Nganjuk belum memberikan keterangan resmi terkait mekanisme undangan maupun alasan pembatasan peserta dalam kegiatan buka bersama tersebut.

Awak media berharap ke depan komunikasi antara lembaga pemerintah dan insan pers dapat terjalin lebih baik sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.

( Red / Rtn )

Leave a Reply

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE