Kediri – pelopornews.co.id – Jumat 27 Februari 2026 puluhan mahasiswa PMII Kediri menggelar aksi solidaritas dan doa bersama serta mengadakan audiensi terbuka di halaman Polres kota Kediri dengan acara dialog terbuka.
Acara di lanjut di aula Rupatama Wicaksana Laghawa yang diikuti 50 peserta mahasiswa, dengan tema atas keprihatinan kami dengan meninggalnya salah satu mahasiswa Arianto tawakal di kota Tual- Maluku tenggara , diduga ada kaitannya dengan tindakan oknum anggota Brimob.
Kegiatan aksi solidaritas tersebut dimulai pukul 16.00 WIB dan berlangsung seru didampingi Kapolres kota Kediri AKBP Anggi Ibrahim Saputra S,H.S,I,K, M,H bersama anggota dan jajarannya juga anggota TNI serta moderator forum.
Dalam keterangannya koordinator PC PMII menyampaikan “kegiatan aksesoris ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap rekan kami yang telah gugur beberapa waktu lalu.
Aksi solidaritas ini kami tujukan kepada pihak kepolisian di mana kondisi institusional menghadapi tantangan Citra di mata publik dan kepercayaan yang tipis.
ia juga menegaskan bahwa kedatangan mahasiswa bukan untuk menyerang institusi melainkan sebagai wujud tanggung jawab moral generasi muda dalam mengawal reformasi terhadap substansi kepolisian sebagai wujud pengayoman masyarakat.
PMII menginginkan reformasi secara terbuka karena kami mencatat juga melakukan riset terhadap beberapa jumlah kasus baik di lingkup daerah ataupun tingkat nasional tentang banyaknya kejadian di beberapa waktu lalu.
maka pihak kami PMI menyampaikan rekomendasi catatan penting mengenai hak asasi manusia juga demokrasi serta psikologi tentang revolusi konflik sebagai wujud non kekerasan dalam kurikulum pendidikan kepolisian.
Harapan kami agar kembalinya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian kedepanya “ungkapnya saat ditemui awak media.
Acara berlangsung dengan tertib dan damai dan ditutup dengan doa serta buka puasa bersama.
(Ratna)
